Sewa Kursi Susun di Pabelan Yogyakarta

Diposting pada 206 views

Sewa Kursi Susun di Pabelan Yogyakarta

Decora.co.id – Sewa Kursi Susun di Pabelan Yogyakarta
Nama Konsumen / User Yang Menyewa : Pak Naryo
Lokasi / Alamat :Pabelan, Yogyakarta
Produk Yang di sewa dari Decora : Kursi Susun
Jumlah Unit Yang di sewa dari Decora : 20 Unit

Jika Anda Sedang Mencari Sewa Kursi Susun dengan Harga Murah dan Berkualitas Maka Anda Sudah Berada Pada Website Yang Tepat

Harga sewa kursi lipat yang kami tawarkan cukup murah jika dibandingkan dengan agency persewaan / yang lain.
Perlu anda ketahui bahwa produk kursi direksi yang kami sewakan barangnya bagus-bagus dan masih mulus. Bisa anda buktikan dengan datang dan melihat langsung di WorkShop / Gudang kami. dan perlu anda ketahui juga, bahwa kami punya stock Kursi direksi dengan jumlah yang cukup banyak  siap anda sewa semua.
Harga Sewa : Rp. 8.500 /Kursi (per Hari)
Silahkan feel free saja untuk menghubungi Kontak Kami yang tertera DISINI untuk :

  • Untuk mengetahui detail info harga dengan jumlah sewa dalam partai besar.
  • Mengetahui bagaimana supaya bisa dapat layanan geratis pengiriman / free ongkir.
  • Info bagaimana supaya bisa dapat geratis penaataan / setting dilokasi.
  • Info jika anda menghendaki fasilitas tambahan seperti Cover Kursi dan Pita Kursi.

Berikut ini adalah Galeri / Dokumentasi foto-foto Persewaan Kursi Dilokasi Pabelan Yogyakarta

Ulasan Singkat Sekilas Tentang Sleman

Keberadaan Kabupaten Sleman dapat dilacak pada Rijksblad no. 11 Tahun 1916 tanggal 15 Mei 1916 yang membagi wilayah Kasultanan Yogyakarta dalam 3 Kabupaten, yakni Kalasan, Bantul, dan Sulaiman (yang kemudian disebut Sleman), dengan seorang bupati sebagai kepala wilayahnya. Dalam Rijksblad tersebut juga disebutkan bahwa kabupaten Sulaiman terdiri dari 4 distrik yakni: Distrik Mlati (terdiri 5 onderdistrik dan 46 kalurahan), Distrik Klegoeng (terdiri 6 onderdistrik dan 52 kalurahan), Distrik Joemeneng (terdiri 6 onderdistrik dan 58 kalurahan), Distrik Godean (terdiri 8 onderdistrik dan 55 kalurahan). Berdasarkan Perda no.12 Tahun 1998, tanggal 15 Mei tahun 1916 akhirnya ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Sleman. Menurut Almanak, hari tersebut tepat pada Hari Senin Kliwon, Tanggal 12 Rejeb Tahun Je 1846 Wuku Wayang.

Berdasar pada perhitungan tahun Masehi, Hari Jadi Kabupaten Sleman ditandai dengan surya sengkala “Rasa Manunggal Hanggatra Negara” yang memiliki sifat bilangan Rasa= 6, Manunggal=1, Hanggatra=9, Negara=1, sehingga terbaca tahun 1916. Sengkalan tersebut, walaupun melambangkan tahun, memiliki makna yang jelas bagi masyarakat Jawa, yakni dengan rasa persatuan membentuk negara. Sedangkan dari perhitungan tahun Jawa diperoleh candra sengkala “Anggana Catur Salira Tunggal”. Anggana=6, Catur=4, Salira=8, Tunggal=1. Dengan demikian dari candra sengkala tersebut terbaca tahun 1846.

Beberapa tahun kemudian Kabupaten Sleman sempat diturunkan statusnya menjadi distrik di bawah wilayah Kabupaten Yogyakarta. Dan baru pada tanggal 8 April 1945, Sri Sultan Hamengkubuwono IX melakukan penataan kembali wilayah Kasultanan Yogyakarta melalui Jogjakarta Koorei angka 2 (dua). Penataan ini menempatkan Sleman pada status semula, sebagai wilayah Kabupaten dengan Kanjeng Raden T umenggung Pringgodiningrat sebagai bupati. Pada masa itu, wilayah Sleman membawahi 17 Kapenewon/Kecamatan (Son) yang terdiri dari 258 Kalurahan (Ku). Ibu kota kabupaten berada di wilayah utara, yang saat ini dikenal sebagai desa Triharjo. Melalui Maklumat Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 5 tahun 1948 tentang perubahan daerah-daerah Kelurahan, maka 258 Kelurahan di Kabupaten Sleman saling menggabungkan diri hingga menjadi 86 kelurahan/desa. Kelurahan/Desa tersebut membawahi 1.212 padukuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.